Arsip Blog

Lubang dari Separuh Kepala Afrizal Malna dan Dosa-Dosa Editor Octopus

Lubang Dari Separuh Langit

Oleh: Prima Hidayah

Masalah besar pembaca Afrizal adalah mereka memuja sebelum membaca. Membongkar khasanah sastra Indonesia; Afrizal membawa pemberbaharuan, begitu ‘penguntitnya’ mengelu-elukan. Botak! Apanya yang pemberbaharuan? Saya tegaskan, Afrizal tidaklah sebesar delusi pemujanya!

Dalam Lubang dari Separuh Langit Afrizal ‘bingung’ menempatkan diri sebagai orang pertama atau orang ke tiga ketika bercerita. Itu sah sebagai gaya bercerita, tetapi saya syak; pada konteks ini Afrizal kebingungan. Bukan. Yang jadi masalah bukan bagaimana kalau seandainya saya dilahirkan sebagai perempuan (hal. viii), hal itu mulus ia tulis pada bab terakhir—nanti saya jelaskan kebingungannya.

Read the rest of this entry

Iklan
Bocah Kampung

kenakalan adalah guru terbaik

Sweet Blasphemy

My so-called modern trash can

THE LIL PIECES OF ME

"If you are broken, you don't have to stay broken"

strukturdusta

like, share, aminkan.

CUIR LAMEN

kata ini aku tulis untuk para penikmatnya

ispasier

istana tinta cair: oleh-oleh dari tempat asing

FORUM PEGIAT LITERASI (FPL) PADANG PANJANG

Bergerak Menuju Padang Panjang Kota Literasi

MANTAN PLAYBOY

Setiap orang punya masa lalu.

Anis Samara

Membaca untuk Menulis