Arsip Blog

Cerpen Kyai Sibang

s.jpg

KYAI SIBANG tidak seperti orang kebanyakan. Sebagai pengasuh pondok pesantren salaf, namanya cukup diperhitungkan oleh warga kampung kecil yang menampung pondoknya; Windusabrang. Selain itu, bahkan di kampung kecilnya, Kyai Sibang mendapatkan dua gelar kehormatan dari warga kampung; seniman ghaib dan kyai.

Gelar sebagai Kyai ia dapatkan setelah menyelesaikan ngajinya selama 25 tahun di luar pulau dan membangun sebuah tempat ngaji di samping rumah pribadinya yang berangsur kemudian menjadi sebuah pondok pesantren salaf. Sedangkan gelar kedua –seniman ghaib– ia dapatkan baru beberapa tahun belakangan setelah berbagai peristiwa aneh terjadi setiap Kyai Sibang memajang lukisannya di tembok luar rumahnya.

Mulanya para santri tidak menyadari ketika Kyai Sibang memasang lukisan segerombolan gajah dengan tiga belalai, memiliki sayap. Beberapa santri yang sempat melihat lukisan itu hanya berdecak kagum dengan kemampuan melukis dan fantasi Kyai Sibang. Sampai pada suatu ketika dalam majlis pengajian mingguan di pondoknya, Kyai Sibang menjelaskan maksud lukisan itu dengan santai.

Read the rest of this entry

Iklan
Bocah Kampung

kenakalan adalah guru terbaik

Sweet Blasphemy

My so-called modern trash can

THE LIL PIECES OF ME

"If you are broken, you don't have to stay broken"

strukturdusta

like, share, aminkan.

CUIR LAMEN

kata ini aku tulis untuk para penikmatnya

ispasier

istana tinta cair: oleh-oleh dari tempat asing

FORUM PEGIAT LITERASI (FPL) PADANG PANJANG

Bergerak Menuju Padang Panjang Kota Literasi

MANTAN PLAYBOY

Setiap orang punya masa lalu.

Anis Samara

Membaca untuk Menulis